Pendekatan LCA Dinilai Efektif untuk Menilai Dampak Lingkungan Pembangunan PLTN

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia memerlukan analisis mendalam terkait dampak lingkungan. Dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2023, para pakar membahas penggunaan metode Life Cycle Assessment (LCA) sebagai alat untuk menilai kelayakan lingkungan dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Pendekatan ini sudah diterapkan di beberapa negara seperti Swedia, Prancis, dan Taiwan.

Pendekatan LCA Dinilai Efektif untuk Menilai Dampak Lingkungan Pembangunan PLTN

LCA mampu mengevaluasi emisi karbon dan dampak lingkungan dari PLTN dibandingkan dengan pembangkit fosil yang menghasilkan emisi lebih besar. Meski demikian, LCA memiliki keterbatasan dalam menilai dampak radiasi, sehingga memerlukan metode lain seperti analisis dosis lingkungan. Dokumen ini merekomendasikan penggunaan LCA sebagai pelengkap dalam KLHS untuk memastikan pembangunan PLTN berjalan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan.

Ratifikasi metode LCA dalam peraturan diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan yang transparan dan komprehensif dalam proyek pembangunan energi nuklir nasional.

Baca/unduh dokumen hasil kajian di sini.

Posting Komentar untuk "Pendekatan LCA Dinilai Efektif untuk Menilai Dampak Lingkungan Pembangunan PLTN"