Potensi dan Risiko Penggunaan Terak Timah sebagai Material Mortar Bangunan

Penelitian terbaru yang dipaparkan dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2023 mengungkapkan analisis penggunaan terak timah sebagai substitusi parsial dalam pembuatan mortar untuk bangunan. Terak timah, hasil sampingan dari industri peleburan timah, mengandung radionuklida alamiah yang tergolong Mineral Ikutan Radioaktif (MIR), yaitu uranium dan thorium. Walau terak timah dapat meningkatkan kekuatan mortar, konsentrasi radionuklida di dalamnya melebihi batas aman yang ditentukan, yakni 5,724 Bq/gram untuk Radium-226, 16,590 Bq/gram untuk Thorium-228, dan 1,161 Bq/gram untuk Kalium-40​.

Menggunakan perangkat lunak RESRAD-BUILD, penelitian ini mensimulasikan dosis radiasi yang mungkin diterima oleh penghuni ruangan dengan mortar berbahan terak timah. Variabel yang diuji meliputi ukuran ruangan, ketebalan lapisan plesteran, serta tingkat okupansi ruangan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin besar ukuran ruangan, dosis radiasi yang diterima cenderung menurun karena jarak dengan sumber radiasi lebih jauh. Namun, semakin tebal lapisan plesteran, semakin tinggi pula dosis yang diterima, dengan peningkatan dosis mencapai sekitar 30% pada ketebalan 1,5 cm dibandingkan 1 cm​.

Potensi dan Risiko Penggunaan Terak Timah sebagai Material Mortar Bangunan

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor okupansi turut memengaruhi hasil dosis. Pada ruangan yang hanya digunakan selama 2 jam per hari, dosis radiasi yang diterima jauh lebih rendah dibandingkan ruangan dengan tingkat okupansi 12 jam per hari. Berdasarkan berbagai skenario ini, penggunaan terak timah sebagai material bangunan membutuhkan perencanaan yang matang, khususnya untuk memastikan bahwa paparan radiasi tetap berada di bawah batas yang aman​.

Dengan hasil ini, pemerintah dan pelaku industri diharapkan dapat mempertimbangkan aspek keselamatan secara komprehensif sebelum menerapkan terak timah sebagai material konstruksi. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk menemukan cara yang lebih aman dalam memanfaatkan potensi terak timah sebagai bahan bangunan​.

Baca hasil penelitian di sini.

Posting Komentar untuk "Potensi dan Risiko Penggunaan Terak Timah sebagai Material Mortar Bangunan"