PLTN Modular: Inovasi Desain Multi Modul untuk Keamanan dan Efisiensi di Indonesia
Teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terus mengalami inovasi, salah satunya melalui desain reaktor multi modul yang kini diperkenalkan untuk PLTN skala kecil dan menengah, atau Small Modular Reactor (SMR). Penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2023 oleh Muhammad Rifqi Harahap bersama tim dari BAPETEN menyoroti pengaruh desain multi modul SMR terhadap ketentuan keselamatan reaktor daya di Indonesia.
Desain multi modul memungkinkan beberapa reaktor seragam untuk ditempatkan dalam satu lokasi yang berdekatan dan berbagi struktur, sistem, serta komponen. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya pembangunan. Namun, sistem ini juga memunculkan tantangan baru dalam aspek keselamatan yang memerlukan penyesuaian regulasi. Dalam desain ini, jika terjadi gangguan pada satu modul, potensi risiko dapat berdampak pada modul lainnya. Oleh karena itu, perlindungan ekstra dalam bentuk regulasi keselamatan perlu diperkuat untuk memastikan ketahanan setiap modul.
Penelitian ini mengidentifikasi beberapa aspek keselamatan yang harus diperhatikan, seperti bahaya eksternal yang bisa memengaruhi seluruh modul, penggunaan komponen bersama (SSK) antar modul, serta kesiapsiagaan darurat. Menurut hasil penelitian, regulasi yang ada seperti Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 3 Tahun 2011 perlu direvisi untuk mencakup ketentuan keselamatan bagi desain multi modul. Rekomendasi ini termasuk pengaturan penggunaan SSK bersama dan pengembangan ketentuan yang lebih mendetail untuk pengendalian darurat dalam desain multi modul.
Desain SMR juga menghadirkan beberapa keuntungan potensial bagi Indonesia, termasuk fleksibilitas tapak dan potensi biaya yang lebih rendah. Hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan penggunaan energi nuklir sebagai bagian dari rencana penyediaan tenaga listrik nasional hingga 2030. Investasi pada teknologi SMR dengan desain multi modul diharapkan akan menjadi solusi inovatif dalam pemanfaatan energi bersih dan aman di Indonesia, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan ketahanan operasional.
Melalui pembaruan regulasi keselamatan yang sesuai, PLTN multi modul ini berpotensi mempercepat realisasi energi nuklir yang efisien dan aman di tanah air. Penelitian BAPETEN ini memberikan wawasan yang penting bagi pengembangan kebijakan keselamatan nuklir, serta mempertegas komitmen Indonesia terhadap teknologi energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca/unduh hasil kajian di sini

Posting Komentar untuk "PLTN Modular: Inovasi Desain Multi Modul untuk Keamanan dan Efisiensi di Indonesia"