Evaluasi Garpu Batang Kendali RSG-GAS: Keamanan dan Efisiensi Pengoperasian hingga Tahun 2030
Dalam rangka mendukung operasi reaktor RSG-GAS hingga akhir izin operasinya pada tahun 2030, tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan evaluasi kinerja garpu batang kendali yang berperan vital dalam pengendalian daya reaktor. Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS), yang mulai beroperasi sejak 1987, menggunakan sistem kendali batang kendali ini untuk menjaga stabilitas reaktor dengan mengatur reaktivitas.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa waktu jatuh batang kendali tetap memenuhi standar keselamatan di bawah 470 milidetik (ms), yang merupakan batas aman bagi operasi reaktor. Perangkat kendali ini juga menunjukkan penurunan reaktivitas lebih sebesar 12,94%, yang dapat memperpendek durasi siklus operasi reaktor, namun tetap berada dalam batas aman untuk operasi jangka panjang. Sebagai bagian dari pengawasan keselamatan, waktu jatuh batang kendali akan terus dipantau, terutama jika ditemukan waktu jatuh yang kurang dari 350 ms, yang dapat mengakibatkan kerusakan mekanis akibat kecepatan jatuh berlebih.
Dengan energi total yang dihasilkan sejak pergantian garpu kendali pertama pada tahun 2007 hingga Teras 106 saat ini mencapai 29.427 MWD, kinerja garpu ini masih memenuhi syarat untuk mendukung operasi RSG-GAS. Berdasarkan estimasi operasional, penggantian garpu kendali selanjutnya diperkirakan baru akan dilakukan pada Teras ke-132. Evaluasi ini memperkuat komitmen BRIN terhadap keselamatan dan efisiensi operasi reaktor, memastikan bahwa garpu batang kendali akan tetap berfungsi optimal hingga akhir periode izin operasional di tahun 2030.
Baca/unduh hasil kajian di sini.

Posting Komentar untuk "Evaluasi Garpu Batang Kendali RSG-GAS: Keamanan dan Efisiensi Pengoperasian hingga Tahun 2030"