BAPETEN Siapkan Regulasi Pengawasan Manufaktur Komponen PLTN untuk Masa Depan Energi Nuklir Indonesia

Dalam upaya mempersiapkan infrastruktur pengawasan yang komprehensif untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menggelar seminar yang membahas regulasi pengawasan manufaktur komponen PLTN. Seminar ini dipimpin oleh Diah Hidayanti Sukarno, yang menekankan pentingnya regulasi yang memadai untuk memastikan keselamatan dan kualitas dalam proses manufaktur.

Dalam makalah yang dipresentasikan, Hidayanti menjelaskan bahwa keberadaan PLTN di Indonesia menjadi kebutuhan mendesak seiring dengan keterbatasan energi fosil dan tuntutan untuk mengurangi emisi karbon. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah belum tersedianya regulasi yang lengkap untuk mengawasi setiap tahap pembangunan dan pengoperasian PLTN, khususnya pada tahap manufaktur komponen.

Regulasi PLTN

Hidayanti mengidentifikasi empat kelompok informasi penting yang harus diperhatikan oleh badan pengawas dalam penilaian kegiatan manufaktur. Informasi tersebut mencakup data terkait pemilik instalasi nuklir, pabrikan, komponen yang akan diproduksi, serta proses manufaktur itu sendiri. Dengan informasi ini, BAPETEN dapat memastikan bahwa semua komponen yang diproduksi memenuhi spesifikasi desain dan standar kualitas yang ditetapkan.

Dalam kajian ini, BAPETEN juga membandingkan regulasi pengawasan manufaktur di Indonesia dengan negara-negara lain seperti Turki dan Afrika Selatan. Hasil studi menunjukkan bahwa pengawasan yang ketat dan regulasi yang jelas sangat penting untuk menjamin keselamatan operasional PLTN.

Hidayanti menegaskan bahwa pabrikan harus memenuhi berbagai persyaratan, termasuk pengajuan dokumen desain, analisis kemampuan fungsi keselamatan, serta manual operasi dan perawatan. Selain itu, pabrikan juga diwajibkan untuk memperbarui dokumen persetujuan setiap lima tahun dan melaporkan setiap perubahan yang terjadi dalam daftar peralatan yang diproduksi.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan BAPETEN dapat segera merumuskan regulasi yang lebih baik dan lebih komprehensif untuk pengawasan manufaktur komponen PLTN, sehingga Indonesia dapat melangkah maju menuju pemanfaatan energi nuklir yang aman dan berkelanjutan.

Baca/unduh hasil kajian di sini.

Posting Komentar untuk "BAPETEN Siapkan Regulasi Pengawasan Manufaktur Komponen PLTN untuk Masa Depan Energi Nuklir Indonesia"