Modul Keselamatan Instalasi Nuklir Non-Reaktor
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) terus meningkatkan keselamatan instalasi nuklir non-reaktor (INNR) di Indonesia dengan menerbitkan modul pelatihan terbaru untuk para profesional nuklir. Modul ini menyoroti pentingnya proteksi radiasi dalam instalasi nuklir yang tidak mengoperasikan reaktor, seperti laboratorium dan fasilitas pengolahan bahan nuklir.
Modul pelatihan ini mengajarkan tentang sistem keselamatan berlapis, yang terdiri dari lima lapisan untuk mencegah kecelakaan dan melindungi pekerja serta lingkungan. Lapisan keselamatan ini mencakup prosedur teknis dan administrasi, mulai dari pencegahan hingga mitigasi kecelakaan berat. Selain itu, BAPETEN juga menggarisbawahi pentingnya penggunaan penghalang ganda dan sistem deteksi dini untuk meminimalisir risiko pelepasan zat radioaktif.
Sampai saat ini, terdapat empat instalasi nuklir non-reaktor di Puspiptek Serpong yang dilengkapi dengan teknologi keselamatan mutakhir, termasuk Instalasi Produksi Elemen Bakar Reaktor Riset (IPEBRR) dan Instalasi Radio Metalurgi (IRM). BAPETEN menegaskan bahwa keselamatan dan pengendalian risiko merupakan prioritas utama dalam pengoperasian fasilitas ini untuk mencegah potensi kecelakaan, seperti kekritisan bahan bakar nuklir atau kontaminasi radiasi.Modul ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para ahli nuklir dalam menangani situasi darurat, sekaligus mematuhi regulasi keselamatan internasional. Dengan pendekatan pelatihan ini, BAPETEN optimistis mampu mengawal pemanfaatan energi nuklir secara aman dan berkelanjutan di Indonesia.
Baca modul di sini.

Posting Komentar untuk "Modul Keselamatan Instalasi Nuklir Non-Reaktor"