Studi Distribusi Dosis Radiasi pada Kanker Serviks dengan Teknik 3DCRT
Penelitian yang dipaparkan dalam Prosiding Seminar Keselamatan Nuklir 2023 mengungkapkan hasil studi mengenai distribusi dosis radiasi foton dengan energi 6 MV dan 10 MV pada kasus kanker serviks. Penelitian ini dilakukan di Sub Instalasi Radioterapi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah dengan menggunakan teknik Three Dimensional Conformal Radiation Therapy (3DCRT). Teknik 3DCRT bertujuan untuk memaksimalkan dosis radiasi pada tumor sambil meminimalkan paparan pada organ-organ sehat di sekitarnya.
Studi ini menganalisis 20 pasien dengan kanker serviks menggunakan peralatan Linear Accelerator (Linac) dan mengukur distribusi dosis pada target volume serta organ yang berisiko, seperti rektum dan kepala femur kanan serta kiri. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Homogeneity Index (HI) dan Conformity Index (CI) yang diperoleh untuk berkas radiasi 6 MV dan 10 MV masih berada dalam standar yang ditetapkan oleh ICRU Report 83, menunjukkan distribusi dosis yang seragam dan tepat melingkupi volume target. Nilai HI untuk berkas 6 MV dan 10 MV masing-masing adalah 0,0924 dan 0,0929, sedangkan nilai CI adalah 0,9630 dan 0,9631.
Selain itu, distribusi dosis pada organ yang berisiko (OAR) seperti rektum dan kepala femur kanan serta kiri masih dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh Radiation Oncology A Question-Based Review. Persentase dosis yang diterima rektum untuk 6 MV adalah 16,72%, sementara untuk 10 MV sebesar 7,38%, yang semuanya berada di bawah ambang toleransi 50%.
Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pengobatan kanker serviks yang lebih aman dan efektif, memastikan bahwa pasien menerima perawatan optimal dengan risiko minimal bagi organ sehat di sekitarnya.
Baca/unduh hasil penelitian di sini.

Posting Komentar untuk "Studi Distribusi Dosis Radiasi pada Kanker Serviks dengan Teknik 3DCRT"